Isnin, 1 Ogos 2011

Wanita muslimah tidak berdua-duaan dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Sabda Rasulullah, ‘barangsiapa wanita yang berdua-duaan dengan laki-laki, maka syetan yang ke-3 nya’. Dan wanita muslimah tidak bepergian jauh kecuali untuk keperluan yang tidak bisa ditinggalkan dan disertai mahram dengan berjilbab.

Wanita muslimah tidak menyia-nyiakan waktu siang maupun malamnya untuk perbuatan yang tidak ada gunanya, atau melewatkan masa mudanya hilang dengan percuma, ‘tinggalkanlah mereka yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan kesia-siaan’. (Al An’am : 70).

Allah berfirman tentang orang yang menyia-nyiakan umurnya, ‘alangkah meruginya diri kami dari apa yang telah kami tinggalkan’. (Al An’am : 31). Wahai muslimah laksanakanlah nasehat-nasehat ini niscaya engkau akan jaya di dunia dan di akhirat.
♥★ *¨`*•.¸(¯`v´¯)¸.•´*¨`*•♥★
Pandailah Bersyukur
♥☆♥.:!:.♥☆♥.:!:.♥☆♥.:!:.♥☆♥

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sahabatku,saudaraku fillah…

Allah Subhanahu Wata’ala telah berfirman yang artinya: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (Q.S. Ibrahim:7)

Rasulullah SAW pernah menasihati sahabatnya, Tsa'labah: "Kenikmatan sedikit yang membuat pemiliknya bersyukur kepada Allah lebih baik daripada kenikmatan yang banyak tetapi tidak membuat pemiliknya bersyukur kepada-Nya."

Ada sebuah kisah penuh hikmah yang patut untuk direnungakan:

Suatu ketika, seorang laki-laki mendatangi seorang ulama untuk mengeluhkan kefakiran dan berbagai kemalangan hidup. Ulama tersebut diam seraya menyimak keluhan laki-laki itu.

"Apa kau mau penglihatanmu diambil Allah dan diganti dengan seribu dinar?" tanya ulama itu kemudian.
"Tidak." jawab laki-laki itu.
"Apa kau mau menjadi orang bisu dengan imbalan seribu dinar?"
"Tidak."
"Apa kau mau jadi orang gila dengan upah seribu dinar?"
"Tidak."
Ulama bijak itu kemudian berkata, "Jika demikian, apa kau tidak malu kepada Tuhan yang telah memberimu karunia yang nilainya melebihi puluhan ribu dinar, namun kau terus saja mengeluh tak mau bersyukur?"

Sungguh salah besar jika menyangka bahwa yang disebut nikmat hanya sebatas materi dan sesuatu yang bersifat lahiriah. Atau, bahwa yang disebut nikmat adalah apa yang kita minta atau kita harapkan, kemudian terwujud. Padahal tidak demikian. Nikmat dan karunia Allah meliputi banyak hal, baik yang bersifat lahiriah maupun batiniah, baik yang kita minta maupun yang tidak kita minta. Sebab, nikmat yang Allah berikan kepada kita pada dasarnya bukan berdasar atas permintaan kita, melainkan karena Allah Mahatahu bahwa nikmat itu memang kita perlukan sesuai kebutuhan kita. Namun hal itu kerap tidak disadari, sehingga banyak karunia Allah yang tanpa kita sadari kita menikmatinya. Ketidaksadaran itulah yang membuat kita lalai bersyukur. Kita hanya berfokus pada apa yang kita minta, tapi lalai pada apa yang ada.
Allah sendiri mengingatkan, "Dan kenyataannya, hanya sedikit di antara hamba-hamba-Ku yang mau bersyukur." (QS Saba':13)

Seorang sufi pernah mengatakan, "Syukur yang paling tinggi adalah bersyukur atas karunia syukur." Sebab, dengan karunia syukur seseorang menikmati hidup dengan hati. Segala yang ada akan selalu terasa cukup. Berkebalikan dengan orang yang sulit bersyukur. Yang terasa adalah kekurangan-kekurangan yang tiada batas. Karunia besar akan terasa kecil, kekurangan kecil terasa membuat derita.

Sahabatku,saudaraku fillah..semoga kita termasuk hamaba-hamba-Nya yang pandai bersyukur atas segala keadaan yang ada.
Manusia - Eh, dah subuh dah? 
Malaikat - bangunlah wahai anak Adam, tunaikan solat subuh mu ..... 
Syaitan - Alahhhhhh, kejaplah, ngantuk ini...awal lagi nie?.zzzzzzzz 

Manusia - Nak makan, laparlah ?? 
Malaikat - Wahai Anak Adam, mulakanlah dengan Bismillah... ..
Syaitan - Ahh, tak payahla... dah lapar ini !! mmm..sedapnyaaaa? .....

Manusia - Hari ni nak pakai apa ye?
Malaikat - Wahai anak Adam, pakailah pakaian yang menutup aurat..
Syaitan - Ehh, panaslah, takde style langsung, nampak kampung!!!

Manusia - Alamak, dah lewat!
Malaikat - Bersegeralah wahai manusia , nanti terlewat ke pejabat..
Syaitan - Ahhh?awal lagi?mmm..aaahh? suruh si X, punchkanlah?

Manusia - Azan sudah kedengaran.. .....
Malaikat - Wahai anak Adam, bersegeralah menunaikan kewajipan
Syaitan - Baru pukul berapa.. rilex lah..awal lagi nieii?.

Manusia - Eh, eh... tak boleh tengok ini, berdosa...
Malaikat - Wahai anak Adam, alihkanlah pandanganmu, sesungguhnya Allah Maha Melihat dan mengetahui !
Syaitan - Perggghh... best tu... . rugi ooo kalau tak tengok nie..

Manusia - Saudaraku sedang melakukan dosa
Malaikat - Wahai anak Adam, cegahla ia..
Syaitan - Apa kau sibuk? Jangan jaga tepi kain orang, lantaklahh? ...

Manusia - Elok kalau aku sampaikan nasihat ini kepada orang lain
Malaikat - Wahai anak Adam, nasihat-menasihatil ah sesama kamu..
Syaitan - Sendiri pikirlah, semua dah besar, buat apa susah2... pandai2lah?

Manusia - aku telah berdosa..
Malaikat - Wahai anak Adam, bertaubatlah kamu,sesungguhnya Allah Maha Pengampun. .
Syaitan - Tangguhlah dulu, lain kali boleh bertaubat... lagipun muda hanya sekali....rugila. ...... (kalau sempatla)

Manusia - Kalau pergi, mesti seronok!
Malaikat - Wahai anak Adam, kakimu ingin melangkah ke jalan yang dimurkai Allah, berpalinglah dari jalan itu .....
Syaitan - Jangan bimbang, tiada sesiapa yang tahu...Jomlahhh?

Manusia - Uuhhh?letihnya arini..tak solat lagi nieee?.
Malaikat - Wahai anak Adam, taatilah Allah dan RasulNYA, kebahagiaan di dunia dan akhirat untukmu. Solat itu wajib bagimu...
Syaitan - Hey anak Adam, ikutilah aku,kebahagiaan di dunia (sahaja) dan kebahagiaan diakhirat (jangan mimpilah!) untukmu....

Sekarang anda mempunyai 3 pilihan :
1. Anda - Patutke aku biarkan E-mail ini tetap dalam mailbox aku.
2. Malaikat - Ingatkan pada kawan yang anda kenal (Forward E-mail ini)
3. Syaitan - Tak payahlah sebuk2

Selasa, 5 Julai 2011

♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪•.¸¸.•´¯`•.♥.•´¯`•.¸¸.•.♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪

(✿ ♥‿♥) Ayat2 Al Quran berkaitan kepentingan (mencari rezeki) dan bersedekah 

Dan belanjakanlah (dermakanlah) sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada kamu sebelum seseorang dari kamu sampai ajal maut kepadanya, (kalau tidak) maka ia (pada saat itu) akan merayu dengan katanya: ” Wahai Tuhanku! Alangkah baiknya kalau Engkau lambatkan kedatangan ajal matiku – ke suatu masa yang sedikit sahaja lagi, supaya aku dapat bersedekah dan dapat pula aku menjadi dari orang-orang yang soleh “.

Dan (ingatlah), Allah tidak sekali-kali akan melambatkan kematian seseorang (atau sesuatu yang bernyawa) apabila sampai ajalnya; dan Allah Amat Mendalam PengetahuanNya mengenai segala yang kamu kerjakan.
[Surah Al Munafiqun: 10-11]

¸.·´¯`·.¸¸><((((º> ¸.·´¯`·.¸¸><((((º>¸.·´¯`·.¸¸><
((((º> ¸.·´¯`·.¸¸><((((º>

Wahai orang-orang yang beriman! Apabila diminta kepada kamu memberi lapang dari tempat duduk kamu (untuk orang lain) maka lapangkanlah seboleh-bolehnya supaya Allah melapangkan (segala halnya) untuk kamu. Dan apabila diminta kamu bangun maka bangunlah, supaya Allah meninggikan darjat orang-orang yang beriman di antara kamu, dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan ugama (dari kalangan kamu) – beberapa darjat. Dan (ingatlah), Allah Maha Mendalam PengetahuanNya tentang apa yang kamu lakukan.

Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak mengadap dan bertanyakan sesuatu kepada Rasulullah, maka hendaklah kamu bersedekah (kepada fakir miskin) sebelum kamu mengadapnya; (pemberian sedekah) itu adalah lebih baik bagi kamu dan lebih bersih. Dalam pada itu, kalau kamu tidak ada benda yang hendak disedekahkan, (kamu dibenarkan juga mengadapnya mengenai perkara yang tak dapat dielak), kerana sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.

Adakah kamu takut (akan kemiskinan) kerana kerap kali kamu memberi sedekah sebelum kamu mengadap? Kalau kamu tidak melakukan (perintah) itu, dan Allah pun memaafkan kamu (kerana kamu tidak mampu), maka dirikanlah sembahyang dan berikanlah zakat (sebagaimana yang sewajibnya), serta taatlah kamu kepada Allah dan RasulNya. Dan (ingatlah), Allah Maha Mendalam PengetahuanNya akan segala amalan yang kamu lakukan.
[Surah Al Mujadilah: 11 - 13]

¸.·´¯`·.¸¸><((((º> ¸.·´¯`·.¸¸><((((º>¸.·´¯`·.¸¸><
((((º> ¸.·´¯`·.¸¸><((((º>

Sesungguhnya orang-orang lelaki yang bersedekah dan orang-orang perempuan yang bersedekah, serta mereka memberikan pinjaman kepada Allah, sebagai pinjaman yang baik (ikhlas), akan digandakan balasannya (dengan berganda-ganda banyaknya), dan mereka pula akan beroleh pahala yang mulia.

Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasulNya, merekalah pada sisi (hukum) Tuhan mereka, (orang-orang yang mempunyai kedudukan yang tinggi darjatnya) seperti orang-orang “Siddiqiin” dan orang-orang yang mati Syahid; mereka akan beroleh pahala dan cahaya orang-orang Siddiqiin dan orang-orang yang mati syahid itu; dan (sebaliknya) orang yang kufur ingkar serta mendustakan ayat-ayat keterangan Kami, merekalah ahli neraka.

Ketahuilah bahawa (yang dikatakan) kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah (bawaan hidup yang berupa semata-mata) permainan dan hiburan (yang melalaikan) serta perhiasan (yang mengurang), juga (bawaan hidup yang bertujuan) bermegah-megah di antara kamu (dengan kelebihan, kekuatan, dan bangsa keturunan) serta berlumba-lumba membanyakkan harta benda dan anak pinak; (semuanya itu terhad waktunya) samalah seperti hujan yang (menumbuhkan tanaman yang menghijau subur) menjadikan penanamnya suka dan tertarik hati kepada kesuburannya, kemudian tanaman itu bergerak segar (ke suatu masa yang tertentu), selepas itu engkau melihatnya berupa kuning; akhirnya ia menjadi hancur bersepai; dan (hendaklah diketahui lagi, bahawa) di akhirat ada azab yang berat (di sediakan bagi golongan yang hanya mengutamakan kehidupan dunia itu), dan (ada pula) keampunan besar serta keredaan dari Allah (disediakan bagi orang-orang yang mengutamakan akhirat). Dan (ingatlah, bahawa) kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan bagi orang-orang yang terpedaya.

Berlumba-lumbalah kamu (mengerjakan amal-amal yang baik) untuk mendapat keampunan dari Tuhan kamu, dan mendapat Syurga yang bidangnya seluas segala langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasulNya; yang demikian ialah limpah kurnia Allah, diberikanNya kepada sesiapa yang dikehendakiNya; dan Allah sememangnya mempunyai limpah kurnia yang besar.

Tidak ada sesuatu kesusahan (atau bala bencana) yang ditimpakan di bumi, dan tidak juga yang menimpa diri kamu, melainkan telah sedia ada di dalam Kitab (pengetahuan Kami) sebelum Kami menjadikannya; sesungguhnya mengadakan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

(Kamu diberitahu tentang itu) supaya kamu tidak bersedih hati akan apa yang telah luput daripada kamu, dan tidak pula bergembira (secara sombong dan bangga) dengan apa yang diberikan kepada kamu. Dan (ingatlah), Allah tidak suka kepada tiap-tiap orang yang sombong takbur, lagi membanggakan diri.

Orang-orang yang bakhil dan menyuruh manusia supaya berlaku bakhil, (akan mendapat balasan yang menghina); dan sesiapa yang berpaling (dari mematuhi hukum Allah maka padahnya tertimpa atas dirinya sendiri), kerana sesungguhnya Allah, Dia lah Yang Maha Kaya, lagi Maha Terpuji
[Surah Al Hadid: 18 - 24]

¸.·´¯`·.¸¸><((((º> ¸.·´¯`·.¸¸><((((º>¸.·´¯`·.¸¸><
((((º> ¸.·´¯`·.¸¸><((((º>

Sesungguhnya orang-orang lelaki yang Islam serta orang-orang perempuan yang Islam, dan orang-orang lelaki yang beriman serta orang-orang perempuan yang beriman, dan orang-orang lelaki yang taat serta orang-orang perempuan yang taat, dan orang-orang lelaki yang benar serta orang-orang perempuan yang benar, dan orang-orang lelaki yang sabar serta orang-orang perempuan yang sabar, dan orang-orang lelaki yang merendah diri (kepada Allah) serta orang-orang perempuan yang merendah diri (kepada Allah), dan orang-orang lelaki yang bersedekah serta orang-orang perempuan yang bersedekah, dan orang-orang lelaki yang berpuasa serta orang-orang perempuan yang berpuasa, dan orang-orang lelaki yang memelihara kehormatannya serta orang-orang perempuan yang memelihara kehormatannya, dan orang-orang lelaki yang menyebut nama Allah banyak-banyak serta orang-orang perempuan yang menyebut nama Allah banyak-banyak, Allah telah menyediakan bagi mereka semuanya keampunan dan pahala yang besar.

Dan tidaklah harus bagi orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan – apabila Allah dan RasulNya menetapkan keputusan mengenai sesuatu perkara – (tidaklah harus mereka) mempunyai hak memilih ketetapan sendiri mengenai urusan mereka. Dan sesiapa yang tidak taat kepada hukum Allah dan RasulNya maka sesungguhnya ia telah sesat dengan kesesatan yang jelas nyata.
[Surah Al Ahzab: 35 - 36]

¸.·´¯`·.¸¸><((((º> ¸.·´¯`·.¸¸><((((º>¸.·´¯`·.¸¸><
((((º> ¸.·´¯`·.¸¸><((((º>

Dan (ketahuilah bahawa) sesuatu pemberian atau tambahan yang kamu berikan, supaya bertambah kembangnya dalam pusingan harta manusia maka ia tidak sekali-kali akan kembang di sisi Allah (tidak mendatangkan kebaikan). Dan sebaliknya sesuatu pemberian sedekah yang kamu berikan dengan tujuan mengharapkan keredaan Allah semata-mata, maka mereka yang melakukannya itulah orang-orang yang beroleh pahala berganda-ganda.

Allah jualah yang mencipta kamu; kemudian Ia memberi rezeki kepada kamu; sesudah itu Ia mematikan kamu; kemudian Ia menghidupkan kamu semula. Adakah di antara makhluk-makhluk yang kamu sekutukan dengan Allah itu sesiapa yang dapat berbuat sesuatu pun dari segala yang tersebut? Maha Suci Allah dan Tertinggi keadaanNya dari apa yang mereka sekutukan (denganNya).
[Surah Ar Rum: 39 - 40]

¸.·´¯`·.¸¸><((((º> ¸.·´¯`·.¸¸><((((º>¸.·´¯`·.¸¸><
((((º> ¸.·´¯`·.¸¸><((((º>

Dan di antara mereka ada yang mencelamu (wahai Muhammad) mengenai (pembahagian) sedekah-sedekah (zakat); oleh itu jika mereka diberikan sebahagian daripadanya (menurut kehendak mereka), mereka suka (dan memandangnya adil); dan jika mereka tidak diberikan dari zakat itu (menurut kehendaknya), (maka) dengan serta merta mereka marah.

Dan (amatlah baiknya) kalau mereka berpuas hati dengan apa yang diberikan oleh Allah dan RasulNya kepada mereka, sambil mereka berkata: “Cukuplah Allah bagi kami; Allah akan memberi kepada kami dari limpah kurniaNya, demikian juga RasulNya; sesungguhnya kami sentiasa berharap kepada Allah”

Sesungguhnya sedekah-sedekah (zakat) itu hanyalah untuk orang-orang fakir, dan orang-orang miskin, dan amil-amil yang mengurusnya, dan orang-orang muallaf yang dijinakkan hatinya, dan untuk hamba-hamba yang hendak memerdekakan dirinya, dan orang-orang yang berhutang, dan untuk (dibelanjakan pada) jalan Allah, dan orang-orang musafir (yang keputusan) dalam perjalanan. (Ketetapan hukum yang demikian itu ialah) sebagai satu ketetapan (yang datangnya) dari Allah. Dan (ingatlah) Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana.
[Surah At Taubah : 58 - 60]

¸.·´¯`·.¸¸><((((º> ¸.·´¯`·.¸¸><((((º>¸.·´¯`·.¸¸><
((((º> ¸.·´¯`·.¸¸><((((º>

Dan demi sesungguhnya! Allah telah mengambil perjanjian setia Bani Israil (supaya mereka menjunjung perintahNya dan menjauhi laranganNya), dan Kami telah utuskan dari kalangan mereka dua belas ketua (untuk memimpin golongan masing-masing); dan Allah berfirman (kepada mereka): “Bahawa Aku adalah beserta kamu (memerhati segala-galanya). Demi sesungguhnya jika kamu dirikan sembahyang, serta kamu tunaikan zakat, dan kamu beriman dengan segala Rasul (utusanku) serta menolong bantu mereka (dalam menegakkan ugama Allah), dan kamu pinjamkan Allah (dengan sedekah dan berbuat baik pada jalanNya) secara pinjaman yang baik (bukan kerana riak dan mencari keuntungan dunia), sudah tentu Aku akan ampunkan dosa-dosa kamu, dan Aku akan masukkan kamu ke dalam Syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai. Oleh itu, sesiapa yang kufur ingkar di antara kamu sesudah yang demikian, maka sesungguhnya sesatlah ia dari jalan yang betul”
[Surah Al Maidah: 12]

♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪•.¸¸.•´¯`
•.♥.•´¯`•.¸¸.•.♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪

Kasih Ibu Sepanjang Jalan

Bismillaahirrahmaanirrahiim,.

Dikisahkan, biasanya di hari ulang tahun Putri, ibu pasti sibuk di dapur memasak dan menghidangkan makanan kesukaannya. Tepat saat yang ditunggu, betapa kecewa hati si Putri, meja makan kosong, tidak tampak sedikit pun bayangan makanan kesukaannya tersedia di sana. Putri kesal, marah, dan jengkel.

"Huh, ibu sudah tidak sayang lagi padaku. Sudah tidak ingat hari ulang tahun anaknya sendiri, sungguh keterlaluan," gerutunya dalam hati. "ini semua pasti gara-gara adinda sakit semalam sehingga ibu lupa pada ulang tahun dan makanan kesukaanku. Dasar anak manja!"

Ditunggu sampai siang, tampaknya orang serumah tidak peduli lagi kepadanya. Tidak ada yang memberi selamat, ciuman, atau mungkin memberi kado untuknya.

Dengan perasaan marah dan sedih, Putri pergi meninggalkan rumah begitu saja. Perut kosong dan pikiran yang dipenuhi kejengkelan membuatnya berjalan sembarangan. saat melewati sebuah gerobak penjual bakso dan mencium aroma nikmat, tiba-tiba Putri sadar, betapa lapar perutnya! Dia menatap nanar kepulan asap di atas semangkuk bakso.

"Mau beli bakso, neng? Duduk saja di dalam," sapa si tukang bakso.

"Mau, bang. Tapi saya tidak punya uang," jawabnya tersipu malu.

"Bagaimana kalau hari ini abang traktir kamu? Duduklah, abang siapin mi bakso yang super enak."

Putri pun segera duduk di dalam.

Tiba-tiba, dia tidak kuasa menahan air matanya, "Lho, kenapa menangis, neng?" tanya si abang.

"saya jadi ingat ibu saya, bang. sebenarnya... hari ini ulang tahun saya. Malah abang, yang tidak saya kenal, yang memberi saya makan. Ibuku sendiri tidak ingat hari ulang tahunku apalagi memberi makanan kesukaanku. saya sedih dan kecewa, bang."

"Neng cantik, abang yang baru sekali aja memberi makanan bisa bikin neng terharu sampai nangis. Lha, padahal ibu dan bapak neng, yang ngasih makan tiap hari, dari neng bayi sampai segede ini, apa neng pernah terharu begini? Jangan ngeremehin orangtua sendiri neng, ntar nyesel lho."

Putri seketika tersadar, "Kenapa aku tidak pernah berpikir seperti itu?"

setelah menghabiskan makanan dan berucap banyak terima kasih, Putri bergegas pergi. setiba di rumah, ibunya menyambut dengan pelukan hangat, wajah cemas sekaligus lega,

"Putri, dari mana kamu seharian ini, ibu tidak tahu harus mencari kamu ke mana. Putri, selamat ulang tahun ya. ibu telah membuat semua makanan kesukaan Putri. Putri pasti lapar kan? ayo nikmati semua itu."

"ibu, maafkan Putri, Bu," Putri pun menangis dan menyesal di pelukan ibunya. Dan yang membuat Putri semakin menyesal, ternyata di dalam rumah hadir pula sahabat-sahabat baik dan paman serta bibinya. Ternyata ibu Putri membuatkan pesta kejutan untuk putri kesayangannya.

================================================== ===

saat kita mendapat pertolongan atau menerima pemberian sekecil apapun dari orang lain, sering kali kita begitu senang dan selalu berterima kasih. sayangnya, kadang kasih dan kepedulian tanpa syarat yang diberikan oleh orangtua dan saudara tidak tampak di mata kita. seolah menjadi kewajiban orangtua untuk selalu berada di posisi siap membantu, kapan pun.

Bahkan, jika hal itu tidak terpenuhi, segera kita memvonis, yang tidak sayanglah, yang tidak mengerti anak sendirilah, atau dilanda perasaan sedih, marah, dan kecewa yang hanya merugikan diri sendiri. Maka untuk itu, kita butuh untuk belajar dan belajar mengendalikan diri, agar kita mampu hidup secara harmonis dengan keluarga, orangtua, saudara, dan dengan masyarakat lainnya.

Syukran yang sudah baca,. Semoga bermanfaat,. Silahkan tag bagi yang mau,.
Semoga Bermanfaat,.

Isnin, 4 Julai 2011

Beautiful Angel ...

amazed. But that's reality. Someone - who may easily - took off her scarf and feel enjoy showing her beauty. For some reason, personal satisfaction, the material world, the popularity of all of which culminate in one thing, namely that the unfettered lust. ... And somewhere in heaven there, there is such a beautiful creature who had never seen anyone have such a beautiful creature. And they are very shy and maintained so that their beauty is only enjoyed by their husbands in heaven. Here is a collection of verses and hadith that tells of the angels of heaven. Fragrance of Angel Prophet sallallaahu 'alaihi wa sallam said, "Had one of the angel heaven came into the world, surely he would shine the heavens and earth and between heaven and earth meet with its fragrant smell. It was the headgear of a woman's heaven is better than the world and everything in it. "(Narrated by Bukhari and Muslim) Physical Beauty Prophet sallallaahu 'alaihi wa sallam said, "The delegation, first go to heaven is radiant like the moon on full moon nights. The next delegation is to face shone like the stars that berkemilau in the sky. Each of them had two wives, in which the bone marrow of her calves look behind the meat. In the heaven there are no bachelors. "(Narrated by Bukhari and Muslim) كذلك وزوجناهم بحور عين "That's it. And We gave them an angel. "(Surat Ad-Dukhan: 54) Shuhaib Abu al-Karami said, "The meaning of hoor is the plural of haura, which is a beautiful young woman with white skin and the eyes are very black. While the meaning of 'ain is a woman who has beautiful eyes. Al-Hasan argues that haura is a woman who has a white eye with a very white eyes and black eyes are very black. Polite and shy of Allah Subhanahu wa Ta'ala qualifies angel with "subjecting view "in three places in the Qur'an, namely:"In heaven, there are angel-maidens


















are polite, who beat his view, is never touched by humans before they (the inhabitants of heaven become their husbands) nor by the jinn. Which favors of your Lord that Which you deny? As if that jewel biadadari Yakut and Marjan. "(Surat Ar-Rahman: 56-58) 
"On their side there are angels who are not wild eyes and beautiful eyes." (As-Saffat: 48) 
"And on their side (no maidens) are not wild eyes and old age. " 
All commentators agree that the view of the heavenly angel is only directed to their husbands, so they never looked at another man. whiteness Angels of Allah Ta'ala says, " As if the angel jewel Yakut and Marjan. "(Surat ar-Rahman: 58) al-Hasan and the majority of other commentators said that meant the angels of heaven is clear Yaqut and white as Marjan. God also states, "( angel-BIDA





of) a beautiful, secluded in a pristine white tent. "(Surat Ar-Rahman: 72) 
That they were secluded only for their husbands, while others no one saw and no one knows. They were in the tent. ... Well this is a little picture that God gave the angels in heaven. Because after all those descriptions, then people will not be able to imagine the way the original suit, because something was in paradise is something that is not / have never seen in this world. From Abu Hurayrah said that the Prophet sallallaahu 'alaihi wa sallam "Allah Almighty says," I prepared for my servants the righteous something never seen by the eye, never heard by the ear and never crossed by mind. "(Narrated by Bukhari and Muslim) After knowing the nature angel of physical and moral, then it does not mean better than women angel heaven. Indeed women heaven have such great virtue, as in the hadith,"It's headgear of a woman's heaven is better than the heavens and everything in it." (Narrated by Bukhari and Muslim) And again, a man God has created in the best -either way, "And the man has been created with the best of form." (Surat At-Fig: 4) Umm Salamah radi 'anha, she said, "I asked," O Messenger of Allah, which is more mainstream, women's world angel-eyed or jelly? " He shallallahu''alaihi wa sallam replied, "The women of the world more than the main-eyed maidens jelly, such as excess what looks than what is invisible." I asked, "Because of what she world of more mainstream than they? " He replied, "Because of their prayers, fasting and worship to God. God put a light on their faces, their bodies are silk fabric, pure white skin, dressed in green, amber jewelry, pearl bun and comb made ​​of gold. They said, 'We are immortal and never dies, we are meek ​​and not evil at all, we are always accompanied and did not move at all, we are pleased and never sulk at all. Blessed are those who have us, and we have it.. '"(Narrated Ath Thabrani) Subhanallah. How beautiful are the words of the Prophet sallallaahu 'alaihi wa sallam. A word that should make us, women of the world, became more eager and earnest to be a woman shalihah. Trying to become the best of jewelry.Trying harder to be female residents of paradise .. Well, live longer, whether we want to try one of the women of Paradise? Maraji ': Mukhtashor Hadil Arwah ila Bilad al-Afrah al-(Travel to Heaven) (tr) , Ibn al-Jauziyyah Qoyyim. ***muslimah.or.id article may be useful ... GREETINGS UHIBUKUM fillah